Kategori
Python

Operator dan Ekspresi

Hampir semua statemen (baris logika) yang Anda tulis akan mengandung ekspresi. Contoh sederhana dari ekspresi adalah 2+3. Sebuah ekspresi dapat diturunkan menjadi operator dan operand.

Operator adalah fungsi yang menjalankan sesuatu dan direpresentasikan oleh simbol, seperti + atau simbol-simbol lain secara khusus. Operator butuh data untuk bisa dioperasikan dan data ini disebut operand. Dalam kasus ini 2 dan 3 adalah operand.

Operator

Kita akan melihat operator secara singkat dan bagaimana penggunaannya:

Catat bahwa Anda dapat mengecek dan memperbaiki ekspresi yang diberikan di contoh ini dengan menggunakan interpreter secara interaktif. Sebagai contoh, untuk menguji ekspresi 2+3, gunakan prompt interpreter interaktif Python:

>>> 2 + 3
5
>>> 3 * 5
15
>>>

+ (tambah)

Menambahkan dua objek

3 + 5 menghasilkan 8'a' + 'b' menghasilkan 'ab'.

- (minus)

Mengurangi satu angka terhadap angka lainnya. Jika operand pertama tidak ada, diasumsikan nol.

-5.2 memberikan angka negatif dan 50 - 24 memberi hasil 26.

* (perkalian)

Menghasilkan perkalian dari dua angka atau mengembalikan string yang diulang beberapa kali.

2 * 3 menghasilkan 6'la' * 3 menghasilkan 'lalala'.

** (pangkat)

Menghasilkan x pangkat y

3 ** 4 memberikan 81 (dengan kata lain 3 * 3 * 3 * 3)

/ (pembagian)

Membagi x oleh y

4 / 3 menghasilkan 1.3333333333333333.

// (pembagi bulat ke bawah)

Mengembalikan hasil pembulatan ke bawah dari hasil pembagian

4 // 3 menghasilkan 1.

% (modulo)

Menghasilkan sisa dari pembagian

8 % 3 menghasilkan 2-25.5 % 2.25 menghasilkan 1.5.

<< (geser kiri)

Menggeser nomor bit ke sebelah kiri sesuai dengan jumlah bit yang telah ditentukan (setiap angka merupakan representasi bit di memori atau digit biner, yakni 0 dan 1)

2 << 2 menghasilkan 82 direpresentasikan 10 dalam bits.

Menggeser 2 bit kekiri akan menghasilkan 1000 yang merupakan representasi dari desimal 8.

>> (geser kanan)

Menggeser angka bit ke kanan sesuai dengan jumlah bit yang telah ditentukan.

11 >> 1 menghasilkan 5.

11 direpresentasikan oleh bit dengan 1011 kemudian digeser ke kanan 1 bit menghasilkan 101 yang merupakan desimal angka 5

& (bitwise AND)

Operasi bit-wise AND dari angka (bitwise adalah operasi angka berbasis bit yakni dengan 0 dan 1)

5 & 3 menghasilkan 1.

| (bitwise OR)

Operasi bitwise OR dari angka

5 | 3 menghasilkan 7

^ (bitwise XOR)

Operasi angka Bitwise XOR (OR ekslusif/exclusive or)

5 ^ 3 menghasilkan 6

~ (bitwise invert)

Membalikkan angka bitwise dari x atau -(x+1)

~5 menghasilkan -6.

< (kurang dari)

Menghasilkan pengembalian apakah x kurang dari y. Semua operator perbandingan hanya menghasilkan True atau False. Catat huruf besar yang ada di awal kata tersebut.

5 < 3 menghasilkan False dan 3 < 5 menghasilkan True.

Perbandingan dapat dirangkai secara bebas: 3 &lt; 5 &lt; 7 menghasilkan True.

> (lebih besar dari)

Menghasilkan pengembalian apakah x lebih besar daripada y

5 &gt; 3 menghasilkan True. Jika operand berupa angka, keduanya akan dikonversikan dalam tipe yang sejenis. Selain itu, selalu mengembalikan nilai False

<= (lebih kecil atau sama dengan)

Menghasilkan pengembalian apakah x lebih kecil atau sama dengan y

x = 3; y = 6; x &lt;= y menghasilkan True.

>= (lebih besar atau sama dengan)

Menghasilkan pengembalian apakah x lebih besar atau sama dengan y

x = 4; y = 3; x &gt;= 3 menghasilkan True.

== (sama dengan)

Membandingkan apakah kedua objek sama atau tidak

x = 2; y = 2; x == y menghasilkan True.

x = 'str'; y = 'stR'; x == y menghasilkan False.

x = 'str'; y = 'str'; x == y menghasilkan True.

!= (tidak sama dengan)

Membandingkan apakah kedua objek berbeda atau tidak

x = 2; y = 3; x != y menghasilkan True.

not (boolean NOT)

Jika x True, akan menghasilkan False. Jika x False, menghasilkan True.

x = True; not x menghasilkan False.and (boolean AND)

x dan y menghasilkan False Jika x False, selain itu akan menghasilkan pengembalian evaluasi nilai y

x = False; y = True; x and y menghasilkan False mengingat x False. Dalam kasus ini, Python tidak akan mengevaluasi y mengingat nilai dari ekspresi and adalah False yang menunjukkan bahwa seluruh ekspresi akan bernilai False dengan mengabaikan nilai apapun yang ada setelahnya. Ini disebut evaluasi sirkuit-pendek.or (boolean OR)

Jika x True, akan mengembalikan True, selain itu akan mengembalikan nilai y

x = True; y = False; x or y mengembalikan True. Evaluasi sirkuit pendek juga berlaku di sini.

Jalan pintas untuk operasi matematika dan penugasan

Menjalankan operasi matematika di variable lalu menugaskan hasilnya kembali kepada variabel cukup umum dilakukan di Python. Berikut adalah jalan pintas untuk menjalankan ekspresi tersebut.

Anda dapat menulis:

a = 2
a = a * 3

dengan cara:

a = 2
a *= 3

Perhatikan bahwa operasi ekxpresi var = var menjadi var operasi = ekspresi.

Urutan Evaluasi

Jika Anda memiliki ekspresi seperti 2 + 3 * 4, yang dilakukan penambahan dulu atau perkalian dulu? Dulu guru matematika di sekolah kita mengatakan bahwa perkalian harus dilakukan lebih dulu. Ini berarti operasi perkalian memiliki tingkat yang lebih tinggi daripada operasi penambahan.

Tabel berikut memberikan urutan untuk Python, dari urutan paling rendah (ikatan terendah) ke urutan tertinggi (ikatan tertinggi). Ini berarti bahwa dalam setiap ekspresi yang diberikan, Python akan mengevaluasi operator dan ekspresi di tabel yang lebih rendah sebelum menjalankan operasi di tabel yang lebih tinggi.

Tabel berikut diambil dari manual referensi Python, diberikan hanya untuk kelengkapan saja. Lebih disarankan sebetulnya untuk menggunakan tanda kurung untuk mengelompokkan operasi dan operand secara benar, dan secara eksplit menentukan urutan. Ini membuat program dapat lebih dibaca. Lihat Mengubah Urutan Evaluasi di bawah untuk lebih lengkapnya.lambda

Ekspresi lambdaor

Boolean ORand

Boolean ANDnot x

Boolean NOTin, not in

Tes keanggotaan variabelis, is not

Tes identitas variabel<, <=, >, >=, !=, ==

Perbandingan|

Bitwise OR^

Bitwise XOR&

Bitwise AND<<, >>

Menggeser+, -

Penambahan dan Pengurangan*, /, //, %

Perkalian, Pembagian, Pembagian pembulatan kebawah dan sisa (modulo)+x, -x

Positif, Negatif~x

Bitwise NOT**

Eksponensial/Pangkatx.attribute

Referensi terhadap atributx[index]

Pendaftaranx[index1:index2]

Pemotonganf(argumen ...)

Pemanggilan fungsi(ekspresi, ...)

Pengikatan atau penampilan dalam format tuple[ekspresi, ...]

Penampilan dalam format list{key:datum, ...}

Penampilan dalam format kamus (dictionary)

Simbol operasi yang belum dibahas akan dijelaskan nanti pada bagian berikutnya.

Simbol operasi yang memiliki bobot yang sama akan ditampilkan pada baris yang sama di tabel di atas. Sebagai contoh, + dan - memiliki bobot yang sama.

Mengubah Urutan Pelaksanaan Ekspresi

Untuk membuat ekspresi lebih mudah dibaca kita dapat menggunakan tanda dalam kurung. Sebagai contoh 2 + ( 3 * 4 ) jauh lebih mudah untuk dipahami daripada2 + 3 * 4yang membutuhkan pengetahuan urutan operator. Sebagaimana hal lainnya, tanda dalam kurung harus digunakan secara tepat (jangan berlebihan) dan jangan berulang seperti di(2 + (3 * 4)).

Ada keuntungan lain menggunakan tanda kurung – membantu penggantian urutan pelaksanaan. Sebagai contoh jika Anda ingin penambahan diproses dulu sebelum perkalian dalam satu ekspresi, Anda dapat menuliskannya dengan (2 +3) * 4.

Asosiatifitas

Operator biasanya diasosiasikan dari kiri kekanan. Ini berarti operator dengan urutan yang sama, akan dijalankan secara urut dari kiri ke kanan. Sebagai contoh, 2 + 3 + 4 akan dijalankan dengan urutan (2 + 3) + 4. Beberapa operator seperti operator sama-dengan (penugasan/assignment) memiliki asosiatifitas dari kanan ke kiri. Misalnya a = b = c diperlakukan a = (b = c).

Ekspresi

Contoh (simpan berkas berikut dengan nama expression.py):

panjang = 5
lebar = 2

area = panjang * lebar
print('Area seluas', area)
print('Perimeter seluas', 2 * (panjang + lebar))

Keluaran:

$ python3 expression.py
Area seluas 10
Perimeter seluas 14

Bagaimana Cara Kerjanya:

Panjang dan lebar dari sebuah persegi empat disimpan dalam variabel dengan nama sama. Kita gunakan ini untuk menghitung area dan perimeter persegi empat di mana variabelnya disimpan dengan nama yang sama. Kita simpan hasil dari ekspresi panjang * lebar ke dalam variabel bernama area, lalu mencetaknya di layar dengan perintah print. Dalam kasus kedua, kita secara langsung menggunakan nilai dari eksresi 2 * (panjang + lebar) dalam fungsi print.

Juga perhatikan bagaimana Python ‘mencetak-cantik’ keluarannya. Meskipun kita tidak menentikan spasi antara 'Area seluas' dengan variabel area, Python menampilkannya dalam keluaran yang manis dan bersih sehingga program dapat jauh lebih mudah dibaca dengan cara ini (mengingat kita tidak perlu khawatir tentang spasi dan string untuk menggunakan keluaran). Ini adalah salah satu contoh bagaimana Python membuat hidup programmer menjadi lebih mudah.

Ringkasan

Kita telah melihat bagaimana menggunakan operator, operan dan ekspresi – ini adalah kerangka dasar dari sebuah program. Berikutnya kita akan melihat bagaimana cara menggunakan hal ini ke dalam program lewat alur kontrol statemen.

Kategori
Python

Dasar Pemrograman Python

Hanya menampilkan ‘Hello World’ tentu saja tidak cukup bukan? Anda ingin melakukan sesuatu lebih dari itu – misalnya mengambil beberapa masukan, mengubah, memproses dan mengeluarkannya dalam bentuk tertentu. Kita dapat melakukan ini di Python dengan menggunakan konstanta dan variabel, dan kita betul-betul akan belajar konsep ini dalam bagian Dasar Pemrograman Python berikut.

Komentar

Komentar adalah teks apa saja yang ada setelah tanda # dan utamanya digunakan sebagai catatan untuk pembaca program.

Sebagai contoh:

print('Hello World') # Mohon dicatat bahwa print adalah fungsi 

atau:

# Mohon dicatat bahwa print adalah fungsi 
print('Hello World')

Gunakan komentar yang bermanfaat di dalam program sebanyak mungkin yang Anda bisa untuk:

  • menjelaskan asumsi
  • menjelaskan keputusan penting
  • menjelaskan detail yang penting
  • menjelaskan masalah yang coba Anda pecahkan
  • menjelaskan masalah yang Anda coba atasi di dalam program, dll.

Kode menunjukkan bagaimana, sedangkan komentar menunjukkan kepada Anda mengapa.

Hal ini bermanfaat bagi pembaca program Anda sehingga mereka dapat memahami dengan mudah apa yang sedang dikerjakan oleh program. Ingat, bahwa orang yang membaca tersebut bisa jadi Anda sendiri 6 bulan kemudian.

Konstanta Literal

Ini adalah konsep pertama yang perlu kita kenal dalam dasar pemrograman Python. Contoh konstanta literal adalah nomor seperti 51.23, atau string seperti 'Ini adalah string' atau "Ini, adalah string!". Disebut sebagai literal karena ia memang literal – Anda dapat menggunakan nilainya sebagaimana yang dituliskan (secara literal). Angka 2 selalu merepresentasikan dirinya sendiri, dan bukan hal lain – Ia merupakan konstanta karena nilainya tidak dapat diganti. Inilah kenapa semua ini disebut sebagai konstanta literal.

Nomor

Nomor biasanya digunakan dalam dua bentuk – integer dan float.

Contoh integer misalnya 2 di mana semuanya adalah angka.

Contoh dari angka floating point (atau sering disebut float) adalah 3.23 dan 52.3E-4. Notasi E mengindikasikan basis 10. Dalam hal ini, 52.3E4 merarti 52.3 * 10^-4^.Catatan untuk Programmer Berpengalaman

Tidak ada pembedaan untuk tipe long. Tipe int dapat digunakan sebagai integer dalam ukuran berapapun.

String

String adalah urutan karakter. String pada dasarnya adalah kumpulan huruf.

Anda akan menggunakan string di hampir setiap program Python yang Anda tulis, jadi perhatikan baik-baik bagian berikut ini.

Tanda Kutip

Anda dapat menetukan string dengan tanda kutip seperti 'Kutip saya di sini'. Setiap spasi kosong seperti spasi dan tab akan ditampilkan sebagaimana adanya.

Kutip Ganda

String dalam kutip ganda akan bekerja mirip seperti tanda kutip tunggal. Sebagai contoh "Siapa nama Anda?"

Kutip Tiga

Anda dapat menentukan string lebih dari satu baris dengan menggunakan kutip tiga – (""" atau '''). Anda dapat menggunakan tanda kutip dan kutip ganda secara bebas di dalam kutip tiga. Sebagai contoh:

'''Ini adalah string lebih dari satu baris. Ini adalah baris pertama.
Ini baris kedua.
"Siapa nama Anda?," Tanyaku.
Dia bilang "Bond, James Bond."
'''

String bersifat Abadi (Immutable)

Ini berarti sekali Anda membuat string, Anda tidak dapat mengubahnya. Meskipun ini terlihat jelek, tapi sebetulnya tidak. Kita akan memeriksa kenapa hal ini bukanlah batasan di beberapa program yang akan kita lihat kemudian.

Catatan untuk Programmer C/C++

Tidak ada pemisahan tipe data char di Python. Hal itu tidak diperlukan dan saya yakin Anda tidak akan merasa kehilangannya.

Catatan untuk Programmer Perl/PHP

Ingat bahwa string bertanda kutip tunggal maupun ganda, adalah sama – mereka tidak berbeda sama sekali.

dasar pemrograman python

Metode Format

Kadang kita ingin menyusun string dari informasi lain. Ini tempat di mana metode format() berguna.

Simpan baris berikut sebagai berkas bernama str_format.py:

usia = 20
nama = 'Swaroop'

print('{0} masih {1} tahun ketika dia menulis buku ini'.format(name, age))
print('Kenapa {0} bermain-main dengan python?'.format(name))

Keluaran:

$ python3 str_format.py
Swaroop masih 20 tahun ketika dia menulis buku ini
Kenapa Swaroop bermain-main dengan python?

Bagaimana Cara Kerjanya

String menggunakan ketentuan khusus, dan dapat diulang, metode format dapat dipanggil untuk menggantikan argumen yang ada di dalam format.

Coba perhatikan penggunaan pertama, di mana kita menggunakan {0} dan ini terkait dengan variabel nama yang merupakan argumen pertama dari metode format. Dan selanjutnya juga mirip, ketentuan berikutnya adalah {1} yang tersambung ke usia yang merupakan arguman kedua dari metode format. Mohon dicatat bahwa Python mulai penghitungan dari 0 yang berarti posisi pertama dalam indeks ini adalah 0, kedua adalah indeks 1 dan seterusnya.

Mohon dicatat bahwa kita dapat memperoleh hasil yang sama dengan penggabungan string (string concatenation): nama + ' berusia ' + str(usia) + ' tahun' tapi ini lebih jelek dan lebih banyak kemungkinan salah. Kedua, konversi ke string dapat dilakukan secara otomatis lewat metode formatdaripada konversi eksplisit ke dalam string yang dibutuhkan dalam kasus ini. Ketiga, kita dapat menggunakan metode format, kita dapat mengubah pesan tanpa harus berurusan bagaimana variable tersebut digunakan dan sebaliknya.

Juga catat bahwa nomor tersebut sifatnya pilihan, jadi Anda dapat menuliskannya dengan:

usia = 20
nama = 'Swaroop'

print('{} masih {} tahun ketika dia menulis buku ini'.format(name, age))
print('Kenapa {} bermain-main dengan python?'.format(name))

yang akan menghasilkan output yang sama persis dengan program sebelumnya.

Apa yang Python lakukan dalam metode format merupakan pengganti nilai tiap-tiap argumen yang diletakkan dalam bentuk dan aturan yang khusus. Aturan yang lebih detail misalnya:

 desimal (.) presisi 3 untuk float '0.333'
>>> '{0:.3}'.format(1/3)
 isi dengan garis bawah (_) dengan teks ditengah 
 (^) dengan panjang 11 '___halo___'
>>> '{0:_^11}'.format('halo')
 basis-kata kunci 'Swaroop menulis A Byte of Python'
>>> '{nama} menulis {buku}'.format(nama='Swaroop', buku='A Byte of Python')

Variabel

Penggunaan konstanta literal segera membuat kita bosan – kita ingin mencari cara bagaimana menyimpan informasi dan juga memanipulasinya. Segera sesuatu bernama variabel muncul dalam bayangan. Variabel persei seperti namanya – nilainya sangat beragam, dengan kata lain Anda dapat menyimpan apa saja dengan menggunakan variabel. Variabel seetulnya hanyalah merupakan bagian dari memori komputer tempat Anda menyimpan beberapa informasi. Tidak seperti konstanta literal, Anda perlu beberapa metode untuk mengakses nilai variabel ini, sehingga Anda perlu menamainya.

Nama Penunjuk Identitas

Variabiel adalah contoh penunjuk identitas. Penunjuk Identitas disematkan untuk suatu nama yang memberikan identitas terhadap sesuatu. Ada beberapa aturan yang harus diikuti untuk memberi nama identitas.

  • Karakter pertama dari identitas harus huruf (huruf besar ASCII atau huruf kecil ASCII atau karakter Unicode) atau garis bawah (’_’)
  • Karakter sisa dari nama penanda identtitas dapat terdiri dari huruf (huruf besar ASCII atau huruf kecil ASCII atau karakter Unicode), garis bawah (’_’) atau digit (0-9).
  • Penanda identitas bersifat case-sensitive (peka terhadap huruf besar dan kecil). Sebagai contoh, namaku dan Namaku tidak sama. Perhatikan huruf kecil n pada kata pertama dan huruf besar N pada kata kedua.
  • Contoh dari penanda identitas yang valid adalah i__nama_ku,nama_23. Contoh penanda identitas yang ‘’invalid’’ adalah 2hal,ini dengan spasi,nama-ku,>a1b2_c3 dan "ini_dalam_tanda_kutip".

Tipe Data

Variabel dapat menyimpan nilai dari jenis data yang berbeda-beda yang dinamakan tipe data. Tipe dasarnya adalah nomor dan string, yang kita sudah diskusikan sebelumnya. Di bab berikutnya, kita akan lihat bagaimana menciptakan tipe data kita sendiri dengan menggunakan classes.

Objek

Ingat, Python mereferensikan segala sesuatu yang digunakan di dalam program sebagai objek. Ini hanya dimaksudkan untuk perasaan umum saja. Alih-alih menyebut ‘sesuatu’ kita sebut ‘objek’.Catatan untuk pengguna Pemrograman Berorientasi Objek (Object Oriented Programming)

Python sangat kuat di dalam orientasi objek. Segala sesuatu adalah objek termasuk nomor, string dan fungsi.

Kita akan melihat bagaimana menggunakan variabel sejalan dengan konstanta literal. Simpan contoh berikut dan jalankan programnya.

Bagaimana menulis program Python

Menjalankan berkas Python dari baris perintah adalah salah satu yang dikuasai dalam dasar pemrograman Python. Cara yang baku untuk menyimpan dan menjalankan program Python adalah seperti ini:

  1. Buka editor pilihan Anda, seperti Komodo Edit.
  2. Ketik kode program seperti yang diberikan dalam contoh.
  3. Simpan sebagai berkas dengan nama seperti yang disebutkan.
  4. Jalankan interpreter dengan perintah python3 program.py untuk menjalankan program

Contoh Menggunakan Variabel dan Konstanta Literal.

Filename : var.py
i = 5
print(i)
i = i + 1
print(i)

s = '''Ini adalah string dengan baris lebih dari satu.
Ini baris kedua.'''
print(s)

Keluaran:

$ python3 var.py
5
6
Ini adalah string dengan baris lebih dari satu.
Ini baris kedua.

Bagaimana cara kerjanya

Berikut bagaimana program tersebut bekerja. Pertama, kita tentukan nilai konstanta literalnya 5 ke dalam variabel i lewat penentuan operator (=). Baris ini disebut statemen/pernyataan sebab menyatakan sesuatu yang harus dikerjakan. Didalam kasus ini, kita menghubungkan variabel bernama i dengan nilai 5. Kemudian kita menampilkan nilai i dengan fungsi print yang secara mengejutkan hanya menampilkan nilai variabel ke dalam layar.

Kemudian kita menambahkan 1 ke dalam nilai yang disimpan di dalam i dan menyimpannya lagi. Kemudian kita menampilkannya lagi, dan seperti yang sudah kita duga, kita mendapatkan nilai 6.

Berikutnya juga mirip, kita menentukan string literal ke dalam variabel s lalu menampilkannya.Catatan untuk programmer bahasa statik

Variabel digunakan hanya untuk memberikan nilai terhadapnya. Tidak perlu menggunakan deklarasi atau definisi tipe data.

Baris Logis dan Fisik

Baris fisik adalah apa yang Anda lihat saat Anda menulis program. Sedangkan baris logis adalah apa yang Python lihat sebagai suatu statemen tunggal. Python secara implisit mengasumsikan bahwa setiap baris fisik berhubungan dengan baris logis.

Sebagai contoh baris logis dalam statemen seperti print('Hello World') – jika ini berada dalam satu baris dirinya sendiri (sebagaimana yang Anda lihat di editor), maka ini juga berhubungan dengan baris fisik.

Secara implisit, Python mendorong penggunaan statemen tunggal per baris yang dapat membuat kode lebih terbaca.

Jika Anda ingin menentukan lebih dari satu baris logis dalam satu baris fisik, Anda harus secara spesifik menentukannya dalam titik koma (;) yang mengindikasikan akhir dari baris logis/statemen. Sebagai contoh,

i = 5
print(i)

secara efektif sama dengan

i = 5;
print(i);

dan sama juga jika ditulis dengan

i = 5; print(i);

bahkan sama juga dengan

i = 5; print(i)

Bagaimanapun juga, saya sangat menyarankan Anda tetap menulis hingga maksimum satu baris untuk satu logika tunggal dalam satu baris fisik. Idenya Anda tidak pernah menggunakan titik koma. Faktanya, saya tidak pernah atau melihat titik koma di program Python.

Ada satu kondisi di mana konsep ini sangat bermanfaat: jika Anda memiliki baris kode yang panjang, Anda dapat memecahnya ke dalam bberapa baris fisik dengan menggunakan garis miring terbalik (backslash). Ini direferensikan dengan nama penggabungan baris eksplisit:

s = 'Ini adalah string. \
Ini melanjutkan string.'
print(s)

Perintah tersebut akan menghasilkan keluaran:

Ini adalah string. Ini melanjutkan string.

Mirip dengan hal tersebut,

print\
(i)

sama dengan

print(i)

Kadang, muncul asumsi implisit yang tidak membutuhkan garis miring terbalik. Dalam kasus ini di mana baris logisnya dimulai dengan kurung kurawal, dimulai dengan kurung kotak atau dimulai dengan curly braces (~), tapi tidak diletakkan di akhir baris. Ini dinamakan penggabungan baris implisit*. Anda dapat melihat penerapan hal ini saat kita menulis program dengan menggunakan lists di bab berikutnya.

Indentasi

Spasi sangat penting di Python. Anda harus memahami ini saat belajar dasar pemrograman Python. Sebetulnya, spasi di awal baris sangat penting. Ini dinamakan indentasi. Setiap baris logika yang diawali dengan spasi kosong (baik spasi maupun tabs) digunakan untuk menentukan level indentasi dari baris logika, dan pada akhirnya digunakan untuk menentukan kelompok statemen.

Ini berarti bahwa statemen yang dijalankan secara bersamaan harus punya indentasi yang sama. Setiap set statemen/pernyataan dinamakan **blok*. Kita akan melihat contoh bagaimana pentingnya blok di bab berikutnya.

Satu hal yang perlu Anda ingat adalah indentasi yang salah akan menimbulkan pesan kesalahan. Sebagai contoh:

i = 5
 print('Nilainya adalah ', i) # Salah! Perhatikan spasi tunggal di awal baris.
print('Saya ulangi, nilainya adalah ', i)

Ketika Anda menjalankan ini, Anda akan mendapatkan pesan kesalahan:

  File "whitespace.py", line 4
    print('Nilainya adalah ', i) # Salah! Perhatikan spasi tunggal di awal baris.
    ^
IndentationError: unexpected indent

Perhatikan ada satu spasi kosong di awal baris kedua. Pesan kesalahan ini diindikasikan oleh Python, dengan mengatakan bahwa sintaks programnya tidak valid atau dengan kata lain program tidak ditulis dengan benar. Ini berarti bahwa Anda tidak dapat sembarangan memulai blok atau statemen (kecuali untuk blok utama yang secara default digunakan terus, tentu saja). Dalam kasus Anda dapat menggunakan blok baru, akan dijelaskan secara lebih detail dalam bab berikutnya seperti dalam Arus KontrolBagaimana Melakukan Indentasi

Selalu gunakan spasi untuk indentasi, dengan pemberhentian tapnya 4 spasi. Editor yang baik seperti Komodo Edit akan secara otomatis melakukan hal ini untuk Anda. Pastikan Anda menggunakan jumlah spasi yang konsisten untuk identasi, atau program Anda akan menampilkan pesan kesalahan.Catatan untuk programmer bahasa statik

Python akan selalu menggunakan indentasi untuk blok dan tidak pernah menggunakan kurung kurawal. Jalankan from __future__ import braces untuk mempelajari lebih jauh.

Rangkuman

Anda sudah membaca sekilas tentang dasar pemrograman Python. Sekarang kita telah melewati banyak pernik-pernik detail, dan kita dapat melanjutkan untuk hal-hal yang lebih menarik seperti Operator dan Ekspresi. Pastikan Anda sudah nyaman dengan apa yang Anda baca di bab ini.

Kategori
Python

Langkah Pertama Pemrograman Python

Kita sekarang akan melihat bagaimana membuat program yang sering digunakan saat memulai pemrograman, yakni ‘Hello World’ di Python. Langkah ini akan mengajari Anda bagaimana menulis, menyimpan dan menjalankan program Python.

Ada dua cara menjalankan program Anda dengan menggunakan Python – menggunakan prompt interpreter interaktif atau menggunakan berkas sumber (source file). Kita akan lihat bagaimana cara menggunakan kedua metode ini.

Menggunakan Prompt Interpreter

Buka terminal di sistem operasi Anda (sebagaimana telah didiskusikan sebelumnya di Bab Instalasi) lalu buka prompt Python dengan mengetikkan python3 dan menekan tombol enter.

Sekali Anda mulai python3, Anda akan melihat >>> di mana Anda dapat mulai mengetikkan sesuatu. Ini disebut sebagai prompt interpreter Python.

Di prompt interpreter Python, ketik print('Hello World') lalu tekan tombol enter. Anda seharusnya melihat keluaran Hello World

Berikut contoh apa yang seharusnya Anda lihat, saat menggunakan komputer Mac OS X. Detail tentang perangkat lunak Python, tentu akan berbeda berdasarkan komputer Anda, tapi bagian prompt (contoh dari >>> dan berikutnya) seharusnya sama dengan mengabaikan sistem operasi yang Anda miliki.

$ python3
Python 3.3.0 (default, Oct 22 2012, 12:20:36)
[GCC 4.2.1 Compatible Apple Clang 4.0 ((tags/Apple/clang-421.0.60))] on darwin
Type "help", "copyright", "credits" or "license" for more information.
>>> print('hello world')
hello world
>>> 

Perhatikan bahwa Python memberikan keluaran di baris berikutnya secara langsung! Yang baru Anda masukkan adalah statemen Python tunggal. Kita menggunakan print untuk (secara mengejutkan) menampilkan setiap nilai yang Anda masukkan. Di sini kita memasukkan teks Hello World dan secara langsung tampil di layar.

Bagaimana Berhenti dari Prompt Interpreter

Jika Anda menggunakan shell Linux atau Unix, Anda dapat keluar dari prompt interpreter dengan menekan ctrl-d atau memasukkan perintah exit() (catatan: ingat selalu untuk memasukkan tanda kurung, ‘()’) diikuti dengan penekanan tombol enter. Jika Anda menggunakan baris perintah Windows, tekan ctrl-z diikuti tombol enter.

Memilih Editor

Kita tidak dapat menuliskan program di baris interpreter setiap kali ingin menjalankan sesuatu, jadi kita harus menuliskannya di dalam berkas dan kita dapat menjalankan program kita selama beberapa kali.

Untuk membuat berkas kode program Python, kita perlu perangkat lunak berupa editor sehingga kita dapat menulis dan menyimpannya. Editor bahasa pemrograman Python yang baik akan membuat hidup Anda lebih mudah dalam menulis berkas kode program. Oleh karena itu, pemilihan editor sifatnya sangat penting. Anda harus memilih editor sebagaimana memilih mobil untuk dikendarai. Editor yang bagus akan membantu Anda menulis program Python secara lebih mudah, dan membuat perjalanan Anda lebih nyaman dalam meraih tujuan Anda secara lebih cepat dan aman.

Salah satu dari syarat dasar adalah syntax highlighting atau pewarnaan sintaks di mana bagian program Python Anda akan diwarnai secara berbeda sehingga Anda dapat benar-benar melihat program Anda dan memvisualisasikan bagaimana jika program tersebut berjalan.

Jika Anda tidak tahu darimana memulai, Saya rekomendasikan untuk menggunakan perangkat lunak editor Komodo Edit yang tersedia untuk Windows, Mac OS X dan Linux.

Notepad vs Vim

Jika Anda menggunakan Windows, jangan menggunakan Notepad – perangkat lunak tersebut tidak disarankan untuk dipilih karena tidak ada pewarnaan sintaks dan lebih penting lagi, tidak mendukung indentasi teks, yang merupakan syarat sangat penting dalam kasus ini, yang nanti akan kita lihat. Editor yang bagus seperti Komodo Edit akan melakukan ini secara otomatis.

Jika Anda merupakan programmer yang berpengalaman, Anda pasti sudah menggunakan Vim atau Emacs. Tanpa perlu banyak pembahasan, kedua perangkat lunak ini merupakan editor yang paling berkualitas dan Anda akan memperoleh banyak keuntungan jika menggunakannya untuk menulis pemrograman Python. Jika Anda mau menyediakan atau punya waktu untuk belajar Vim atau Emacs, saya menganjurkan untuk mempelajarinya karena akan sangat bermanfaat dalam jangka panjang. Bagaimanapun juga, sebagaimana saya sebutkan sebelumnya, pemula dapat mulai dengan menggukana Komodo Edit dan fokus belajar pemrograman Python daripada belajar editor untuk saat ini.

Sebagai pengingat kembali, silakan pilih editor yang layak untuk Anda – Hal itu dapat membuat penulisan program Python menjadi lebih menyenangkan dan mudah.

Untuk Pengguna Vim

Ada pengenalan yang bagus tentang bagaimana membuat Vim menjadi Python IDE yang bagus oleh John M Anderson. Yang juga direkomendasikan adalah jedi-vim plugin dan konfigurasi dotvim saya. Untuk Pengguna Emacs

Ada pengenalan yang bagus tentang bagaimana membuat Emacs menjadi Python IDE yang bagus oleh Pedro Kroger. Yang juga direkomendasikan adalah konfigurasi dotemacs BG.

Menggunakan Berkas Program

Sekarang kita kembali ke pemrograman. Ada tradisi setiap Anda belajar bahasa pemrograman baru, program pertama yang Anda tulis dan jalankan adalah program ‘Hello World’ – program itu hanyalah menampilkan ‘Hello World’ saat Anda menjalankannya. Sebagaimana dikatakan oleh Simon Cozens (pengarang buku yang sangat menakjubkan ‘Beginning Perl’), itu adalah “mantra tradisional dewa pemrograman yang membantu Anda belajar bahasa tersebut secara lebih baik.”

Pilihlah Editor Anda, dan masuk ke dalam program tersebut, simpan dengan nama hello.py.

Jika Anda menggunakan Komodo Edit, klik di File — New — New File, ketik baris berikut:

print('Hello World')

Di Komodo Edit, klik File — Save untuk menyimpan berkas.

Untuk kebutuhan belajar pemrograman Python ini, dimana Anda harus simpan berkasnya? Di setiap folder yang Anda sendiri tahu persis di mana letak folder tersebut. Jika Anda tidak tahu apa maksudnya, buat folder baru dan gunakan folder tersebut untuk menyimpan dan menjalankan semua program Python Anda:

  • C:\\py di Windows
  • /tmp/py di Linux
  • /tmp/py di Mac OS X

Untuk membuat folder, gunakan perintah mkdir di terminal, contohnya mkdir /tmp/py.Penting

Selalu pastikan Anda memberi nama ekstensi berkasnya .py, sebagai contoh foo.py.

Menjalankan Program

Di Komodo Edit, klik Tools — Run Command, ketik python3 hello.py dan klik Run 

Jalan terbaik adalah, tidak mengetikkannya di Komodo Edit, namun menggunakan terminal:

  1. Buka Terminal sebagaimana telah dijelaskan di Bab Instalasi.
  2. Ganti direktori di mana Anda menyimpan berkas, sebagai contoh, cd /tmp/py
  3. Jalankan program dengan mengetikkan perintah python3 hello.py.

Keluaran akan ditampilkan sebagai berikut.

$ python3 hello.py
Hello World

Jika Anda memperoleh keluaran sebagaimana yang ditampilkan di atas, selamat! – Anda telah berhasil menjalankan program Python pertama Anda. Anda telah berhasil melewati bagian yang paling sulit dari belajar pemrograman, yakni, memulai program pertama.

Jika Anda memperoleh pesan kesalahan, mohon ketikkan lagi program di atas sama persis seperti ditampilkan di atas dan jalankan program kembali. Mohon dicatat bawah Python sangat peka terhadap huruf besar kecil, seperti print tidak sama dengan Print – catat bahwa p di kata pertama adalah huruf kecil dan p di kata berikutnya adalah huruf besar. Juga, pastikan tidak ada spasi atau tab sebelum huruf pertama di tiap baris – kita akan lihat nanti kenapa ini penting.

Bagaimana Cara Kerjanya

Program Python disusun atas statemen. Di Program pertama kita, kita hanya punya satu statemen. Dalam statemen ini, kita sebut sebagai fungsi print yang hanya mencetak teks Hello World. Kita akan belajar tentang fungsi secara lebih mendalam di bagian berikutnya – Apa yang perlu Anda pahami sekarang adalah setiap yang Anda ketikkan setelah tanda petik akan dikeluarkan kembali di layar. Dalam kasus ini kita mengetikkan teks ‘Hello World

Program Python yang bisa Dieksekusi

Ini hanya berlaku untuk pengguna Linux dan Unix, tapi pengguna Windows juga perlu tahu hal ini.

Setiap kali, Anda ingin menjalankan program Python, Anda harus secara eksplisit mengetikkan python3 foo.py, tapi kenapa kita tidak menjalankannya seperti program lain di komputer? Kita dapat melakukannya dengan menggunakan sesuatu yang disebut baris hashbang.

Tambahkan baris berikut di baris pertama program Anda:

#!/usr/bin/env python3

Jadi program Anda akan terlihat seperti ini sekarang:

#!/usr/bin/env python3
print('Hello World')

Hak Eksekusi

Kedua, kita harus memberikan program tersebut hak eksekusi dengan perintah chmod lalu jalankan berkas program.

Perintah chmod yang digunakan di sini adalah untuk mengubah mode dari file dengan memberikan hak eksekusi untuk semua pengguna di dalam sistem.

$ chmod a+x hello.py

Sekarang, kita dapat menjalankan program secara langsung sebab sistem operasi akan memanggil /usr/bin/env yang akan menemukan Python 3 yang sudah kita pasang, sehingga tahu bagaimana menjalankan berkas program tersebut:

$ ./hello.py
Hello World

Kita menggunakan ./ untuk mengindikasikan bahwa program berada di folder saat ini.

Untuk menjadikannya lebih menarik, Anda dapat mengganti nama berkas tersebut hanya dengan nama hello dan menjalankannya dengan ./hello dan tetap akan jalan mengingat sistem sudah tahu bahwa untuk menjalankan program tersebut harus menggunakan interpreter yang lokasinya sudah ditentukan di baris pertama berkas program.

Menjalankan Program dari Folder

Sejauh ini, kita sudah menjalankan program kita sepanjang kita tahu path-nya secara tepat. Bagaimana jika kita ingin menjalankan program dari folder? Anda dapat melakukannya dengan menyimpan program di satu folder yang terdaftar di variabel lingkungan PATH.

Setiap Anda menjalankan program apapun, sistem akan mencari program tersebut di tiap folder yang terdaftar dalam variabel lingkungan PATH dan menjalankan program tersebut. Kita dapat membuat program ini tersedia di mana saja dengan menyalin berkas program ini ke dalam direktori-direktori yang terdaftar di PATH.

$ echo $PATH
/usr/local/bin:/usr/bin:/bin:/usr/X11R6/bin:/home/swaroop/bin
$ cp hello.py /home/swaroop/bin/hello
$ hello
Hello World

Kita dapat menampilkan variabel PATH dengan menggunakan perintah echo dan memberikan awalan nama variabel dengan $ untuk mengindikasikan kepada shell bahwa kita membutuhkan nilai dari “variabel lingkungan”. Kita lihat bahwa /home/swaroop/bin ada di salah satu direktori di variabel PATH di mana swaroop adalah nama user yang saya gunakan di dalam sistem. Biasanya ada direktori yang sama persis untuk username Anda di dalam sistem.

Jika Anda ingin menambahkan direktori pilihan Anda ke dalam variabel PATH – ini dapat dilakukan dengan menjalankan perintah export PATH=$PATH:/home/swaroop/mydir di mana '/home/swaroop/mydir' adalah direktori yang ingin saya tambahkan ke dalam variabel PATH.

Metode ini sangat bermanfaat jika Anda ingin menuliskan perintah yang dapat Anda jalankan tiap saat, di mana saja. Hal ini seperti membuat perintah Anda sendiri seperti cd atau perintah lain yang Anda gunakan di terminal.

Memperoleh Bantuan

Jika Anda butuh informasi cepat tentang fungsi atau statemen di Python, Anda dapat menggunakan fungsi help yang secara baku sudah ada. Hal ini sangat bermanfaat terutama saat menggunakan prompt interpeter. Sebagai contoh, jalankan perintah help(print) – akan menampilkan bantuan dari fungsi print yang digunakan untuk mencetak semua masukan ke dalam layar.Catatan

tekan q untuk keluar dari bantuan.

Mirip dengan hal tersebut, Anda dapat memperoleh informasi segala sesuatu tentang pemrograman Python. Cukup gunakan help() untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana menggunakan help itu sendiri!

Jika Anda ingin memperoleh bantuan operator seperti return, Anda harus meletakknya di dalam tanda petik seperti help('return') sehingga Python tidak bingung tentang apa yang Anda ingin lakukan.

Ringkasan

Anda seharusnya sudah mampu menulis, menyimpan dan menjalankan program Python secara mudah.

Sekarang Anda adalah pengguna Python, mari belajar beberapa konsep Python lebih lanjut dalam dasar pemrograman Python.

Kategori
Python

Instalasi Python

Instalasi Python dapat dilakukan di Windows, Linux, MacOS atau perangkat kecil lainnya seperti Raspberry Pi. Panduan berikut untuk pemula, berisi petunjuk instalasi Python pada sistem operasi umumnya.

Versi Python meningkat dari waktu ke waktu. Saat tulisan ini dibuat versi terbaru adalah Python versi 3.3, sehingga banyak direktori yang kita buat dengan menggunakan nama Python33. Anda bisa menyesuaikan penamaan folder dan lainnya sesuai dengan versi Python terakhir.

Instalasi Python di Windows

Kunjungi http://www.python.org/download/ dan unduh versi terakhir. Instalasi akan dilakukan sebagaimana perangkat lunak berbasis Windows lainnya.Perhatian

Ketika diberi pilihan untuk menghilangkan centang komponen “optional”, jangan melakukan hilangkan centangnya.

Prompt DOS

Jika Anda ingin menggunakan Python dari baris perintah Windows seperti prompt DOS, Anda harus set variabel PATH secara benar.

Untuk Windows 2000, XP, 2003 , klik Control Panel — System — Advanced — Environment Variables. Klik pada variabel bernama PATH di bagian ‘System Variables’, lalu pilih Edit dan tambahkan ;C:\Python33 (mohon pastikan folder ini sudah ada, dan akan berbeda untuk versi Python yang lebih baru) di akhir isian yang sudah ada di sana. Tentu saja, gunakan nama direktori yang sesuai.

Untuk versi Windows lebih lama, buka berkas C:\AUTOEXEC.BAT dan tambahkan baris ‘PATH=%PATH%;C:\Python33’ (tanpa tanda petik) kemudian nyalakan ulang sistemnya. Untuk Windows NT, gunakan berkas AUTOEXEC.NT.

Untuk Windows Vista:

  1. Klik Start dan pilih Control Panel
  2. Klik Sistem, di bagian kanan Anda akan lihat “View basic information about your computer”
  3. Di bagian kiri daftar tasks, muncul “Advanced system settings.” Silakan diklik.
  4. Tab Advance dari kotak dialog System Properties akan muncul. Klik tombol Environment Variable di bagian kanan bawah.
  5. Di kotak bawah berjudul “System Variables” gulung layar ke Path dan klik tombol Edit.
  6. Ganti path sesuai yang dibutuhkan (lihat referensi sebelumnya).
  7. Nyalakan kembali sistem Anda. Vista tidak akan mengambil perubahan variable lingkungan path sistem hingga dinyalakan kembali.

Untuk Windows 7:

  1. Klik kanan Komputer yang ada di desktop, dan pilih Properties, atau klik Start dan pilih Control Panel — System and Security — System. Koik di seting sistem bagian Advanced di sebelah kiri dan tekan tab Advanced. Di bagian bawah tekan “Environment Variables”, dan di bawah “System variables”, cari variabel PATH, pilih dan tekan Edit.
  2. Pergi ke akhir baris di bawah nilai Variable dan tambahkan ;C:\Python33.
  3. Jika nilai sebelumnya adalah %SystemRoot%\system32; maka sekarang akan menjadi %SystemRoot%\system32;C:\Python33
  4. Tekan ok dan selesai. Tidak perlu dinyalakan ulang.

Menjalankan prompt Python di Windows

Untuk pengguna Windows, Anda dapat menjalankan interpreter di baris perintah jika diperlukan set variabel PATH dengan benar.

Untuk membuka terminal di Windows, klik tombol Start dan klik ‘Run’. Di kotak dialog, ketik cmd dan tekan enter.

Lalu ketik python3 -V dan pastikan tidak ada pesan kesalahan.

Instalasi Python di Mac OS X

Untuk pengguna Mac OS X, buka terminal dengan menekan tombol Command+Space (untuk membuka pencarian Spotlight), ketik Terminal dan tekan tombol enter.

Install Homebrew dengan menjalankan:

ruby -e "$(curl -fsSkL raw.github.com/mxcl/homebrew/go)"

Lalu instal Python 3 dengan menggunakan:

brew install python3

Lalu, jalankan python3 -V dan pastikan tidak ada pesan kesalahan.

Instalasi Python di Linux

Untuk pengguna Linux, buka terminal dengan membuka aplikasi Terminal dengan menekan Alt + F1 dan memasukkan gnome-terminal. Jika hal itu tidak jalan, silakan rujuk ke dokumentasi atau forum untuk distribusi Linux yang Anda miliki.

Selanjutnya, kita menginstal paket python3. Sebagai contoh, di Ubuntu, Anda bisa menjalankan sudo apt-get install python3. Silakan cek dokumentasi atau forum sesuai dengan distribusi Linux yang Anda gunakan untuk menjalankan perintah manajer paket yang sesuai.

Setelah Anda menyelesaikan instalasi, jalankan perintah python3 -V dan Anda seharusnya melihat versi Python di layar:

$ python3 -V
Python 3.3.0

Catatan

$ adalah prompt dari shell. Hal itu berbeda satu sama lain tergantung dari setingan sistem operasi di komputer Anda, dan untuk saat ini saya akan menggunakan simbol $ sebagai prompt.

Pada distribusi Linux yang baru, sudah menyertakan Python3 secara baku. Jadi Anda cek dulu apakah versi Python baku yang dibawa distribusi Linux Anda versi 2 atau 3. Sejak sekarang, saya sudah mengasumsikan Anda punya Python 3 terinstal di sistem Anda.

Berikutnya, kita akan menulis program Python 3 pertama kita.

Kategori
Python

Python untuk Pemula: versi 3 atau versi 2?

Python 3 lawan Python 2, dulu menjadi perdebatan yang cukup krusial bagi seseorang yang ingin belajar Python untuk pemula. Namun saat ini sudah jelas bahwa Python 3 lebih baik untuk dijadikan pegangan. Perlu diingat bahwa sekali Anda paham dan belajar dengan benar terhadap keduanya, Anda dapat lebih mudah belajar perbedaan dari dua versi tersebut dan beradaptasi dengan mudah. Bagian paling sulit adalah belajar pemrograman dan belajar inti dari bahasa Python itu sendiri.

Inilah tujuan panduan ini, sekali Anda meraih tujuan itu, Anda dapat dengan mudah menggunakan Python 2 atau Python 3 tergantung dari situasi. Jadi Anda bisa mengabaikan dan lanjut ke Instalasi Python.

Antar Waktu Python 2

  • Python 2.0 pertama kali dikeluarkan di tahun 2000. Versi terakhirnya, versi 2.7, dikeluarkan di tahun 2010.
  • Python 3.0 dikeluarkan di tahun 2008. Versi terbaru saat tulisan ini dibuat, 3.8.2, dirilis pada tanggal 24 Februari 2020.
  • Meskipun Python versi 2.7 masih banyak digunakan, namun adopsi Python 3 berkembang sangat cepat.
  • Di tahun 2020, Python 2.7 sudah tidak dikembangkan lagi. Dulu saat 2008, sudah diumumkan bahwa Python 2 tidak akan dikembangkan di tahun 2015. Banyak yang pindah, dan banyak yang mengabaikannya.
  • Pengembang Python akhirnya menambah waktu hingga tahun 2020. Ini pemberitahuan resminya.

Jadi sudah jelas bukan? Untuk pemula, langsung tancap gas di Python 3. Python 2 hanya digunakan untuk para pengembanga tingkat lanjut yang masih bergantung pada pustaka-pustaka lama yang menggunakan Python 2.

Perbedaan Python 3 dan Python 2

Berikut beberapa perbedaan utama antara Python 2 dan Python 3. Anda bisa abaikan ini jika terlalu teknis, karena tidak begitu relevan untuk pemula

Python 2Python 3
Rilis
Rilis di tahun 2000
Rilis
Rilis di tahun 2018
Pustaka
Banyak pustaka Python 2 yang tidak kompatibel dengan versi berikutnya
Pustaka
Pustaka yang dikembangkan hanya khusus untuk Python 3
ASCII
String disimpan dalam format ASCII
Unicode
String disimpan dalam format unicode
7/2 = 3
Setiap operasi aritmetik yang menghasilkan desimal, akan dibulatkan dengan kembalian integer
7/2 = 3.5
Semua operasi aritmetik yang menghasilkan desimal akan dikembalikan sebagaimana mestinya dalam floating point
print “Halo Ajar Kode”
Print merupakan statemen khusus, dan bukan fungsi
print(“Halo Ajar Kode”)
Print merupakan fungsi yang sudah ada di dalam Python
Fungsi Range
Menggunakan fungsi range() untuk memperoleh list, dan xrange() untuk mengulang obyek
Fungsi Range
xrange() tidak didukung. Untuk menghasilkan list atau mengulang obyek, keduanya bisa menggunakan fungsi range()

Jika Anda masih penasaran dengan daftar yang lebih komplit, bisa membaca perbandingannya di sini. Namun untuk yang baru mulai, hal itu bisa diabaikan dan bisa melanjutkan ke bagian Intalasi Python.

Kategori
Python

Bahasa Pemrograman Python dan Fiturnya

Bahasa Pemrograman Python memiliki fitur-fitur menarik bagi pemula. Anda cukup belajar satu bahasa pemrograman dan bisa menjangkau seluruh tugas-tugas permasalahan di bidang pemrograman.

Sederhana

Bahasa Pemrograman Python adalah bahasa yang minimalis dan sederhana. Membaca program Python sederhana seperti membaca bahasa Inggris, meskipun Inggris yang baku! Watak Python berupa pseudo-code ini adalah kekuatan terbesarnya. Hal tersebut memungkinkan Anda berkonsentrasi kepada solusi terhadap masalah daripada pusing tentang bahasanya sendiri.

Mudah Dipelajari

Seperti yang akan Anda lihat, Python sangat mudah untuk dimulai. Python juga memiliki sintaks yang luar biasa mudah, seperti telah disebutkan sebelumnya.

bahasa pemrograman python
Sumber Gambar: https://www.reddit.com/r/ProgrammerHumor/comments/9c55gd/python/

Bebas dan Open Source

Bahasa Pemrograman Python adalah salah satu contoh dari FLOSS (Free/Libre and Open Source Software – Perangkat Lunak Bebas dan Terbuka). Dalam bahasa yang sederhana, Anda dapat mendistribusikan perangkat lunak ini secara bebas, membaca kode programnya, membuat perubahan, dan menggunakan sebagian dari program ini untuk program bebas lainnya. FLOSS didasarkan atas konsep komunitas yang berbagi pengetahuan. Ini salah satu alasan kenapa Python sangat bagus – dia dibuat dan diperbaiki secara konstan oleh komunitas yang ingin melihat Python lebih baik.

Bahasa Tingkat-Tinggi

Saat Anda menulis program di Python, Anda tidak perlu repot untuk mempelajai detail tingkat-rendah-nya seperti manajemen memori yang digunakan program dan hal-hal tingkat rendah (mendekati bahasa mesin) lainnya.

Portabel

Dengan sifatnya yang terbuka (open source), Python telah diporting (disesuaikan agar bisa berjalan di) banyak platform. Seluruh program Python Anda dapat dijalankan dalam platform berikut tanpa perlu diganti, dan jika Anda cukup berhati-hati, dapat terhindar dari fitur yang tergantung dari sistem operasi yang digunakan.

Anda dapat menggunakan Python di Linux, Windows, FreeBSD, Macintosh, Solaris, OS/2, Amita, AROS, AS/400, BeOS, OS/390, z/OS, Palm OS, QNX, VMS, Psion, Acorn RISC OS, VxWorks, PlayStation, Sharp Zaurus, windows CE dan bahkan Pocket PC!

Anda dapat pula menggunakan platform seperti Kivy untuk membuat game di iOS (iPhone, iPad) dan Android.

Diinterpretasikan (Interpreted)

Tentang hal ini perlu sedikit penjelasan.

Program yang ditulis dalam bahasa seperti C atau C++ (sering disebut bahasa yang dikompilasi – compiled language), dikonversi dari kode program C atau C++ ke dalam bahasa yang dapat berbicara oleh komputar Anda (kode biner seperti 0s dan 1s) menggunakan kompiler dengan bermacam penanda dan pilihan. Saat Anda menjalankan program, perangkat lunak penghubung (linker/loeader) menyalin program Anda dari cakram keras ke dalam memori dan mulai menjalankannya.

Python, di sisi lain, tidak perlu dikompilasi menjadi biner. Anda cukuup jalankan program langsung dari kode program. Secara internal, Python mengonversi kode program ke dalam bentuk antara yang dinamakan bytecodes dan menerjemahkannya ke dalam bahasa komputer Anda, lalu menjalankannya. Semua ini, sebetulnya, membuat penggunaan Python menjadi lebih mudah. Anda tidak perlu khawatir tentang kompilasi program, dan memastikan pustaka terkait dijalankan, dan hal-hal teknis lainnya. Ini juga membuat program Python Anda lebih portabel. Anda cuma perlu menyalin program Python ke dalam komputer lain dan langsung jalan!

Berorientasi Objek

Python mendukung pemrograman berorientasi prosedur (procedure-oriented) sebaik pemrograman berorientasi objek (object-oriented). Dalam bahasa procedure-oriented, program dibangun dari rangkaian prosedur atau fungsi, agar dapat digunakan kembali. Dalam bahasa object-oriented, program dbuat berdasaran objek yang dikombinasikan data dan metode. Python sangat kuat namun sederhana dalam menjalankan OOP (Object Oriented Programming) terutama jika dibandingkan dengan bahasa besar seperti C++ atau Java.

Dapat diperluas (Extensible)

Jika Anda ingin bagian penting dari program dijalankan secara lebih cepat, atau bagian lain berisi algoritma yang bersifat rahasia, Anda dapat membuat bagian dari kode tersebut ke dalam C atau C++ dan menggunakannya ke dalam program Python Anda.

Dapat disematkan (Embeddable)

Anda dapat menyematkan Python ke dalam program C/C++ untuk memberi kemampuan ‘scripting’ bagi pengguna program Anda.

Pustaka yang Ekstensif

Pustaka Standar Python (Python Standard Library) sangat banyak. Pustaka tersebut dapat membantu Anda mengerjakan banyak hal mencakup ekspresi regular (regular expressions/REGEX), pembuatan dokumen otomatis, unit testing, threading, basis data, browser web, CGI, FTP, email, XML, XML-RPC, HTML, berkas WAV, kriptografi, GUI (graphical user interface – antar muka pengguna berbentuk grafik) dan hal lain yang bergantung-sistem. Ingat, semua ini tersedia di mana saja saat Python diinstal. Ini filosofi Python yang bernama Batteries Included (sudah termasuk batere di dalamnya).

Disamping pustaka standar, ada banyak pustaka berkualitas tinggi lainnya yang dapat Anda temukan di Python Package Index.

Python adalah bahasa yang kuat dan menarik. Bahasa ini punya kombinasi yang tepat antara kinerja dan fitur, yang menjadikan penulisan program di Python sangat mudah dan menyenangkan.

Berikutnya, sebelum belajar instalasi, perlu Anda baca dulu perbandingan antara Python 3 dan Python 2

Kategori
Tak Berkategori

Belajar Bahasa Pemrograman Mana yang Cocok Untuk Pemula?

Kategori
Python

Belajar Python Untuk Pemula

Belajar Python buat sebagian orang mungkin sulit. Tapi jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman lain, Python termasuk mudah dan bisa dipraktekkan langsung. Yang terpenting adalah keindahan dan keterbacaannya. Percaya nggak? Coba yuk tengok panduan berikut.

Panduan berikut disarikan dari Byte of Python karangan Swaroop Chitlur.

Modal Belajar Python

Belajar Python tidak butuh keahlian khusus. Paling tidak Anda paham sedikit bahasa Inggris, paham Matematika, dan yang paling penting punya imajinasi yang cukup kuat. Pada dasarnya semua bahasa pemrograman membutuhkan imajinasi, tepatnya abstraksi, yang kuat karena semua konsepnya itu tidak terlihat. Kita sebagai programmer harus bisa membayangkannya.

Python itu Apa?

Python barangkali merupakan satu dari bahasa pemrograman yang sederhana namun tangguh. Bahasa ini baik untuk pemula maupun ahli, dan yang lebih penting, sangat enak untuk digunakan untuk pemrograman dan mudah bagi yang ingin belajar Python.

Python adalah salah satu dari jarangnya bahasa pemrograman yang mampu mengklaim sederhana dan tangguh secara bersamaan. Anda akan terkejut namun senang melihat bagaimana mudahnya konsentrasi langsung kepada jawaban daripada pusing dengan sintaks dan struktur dari bahasa pemrograman yang Anda gunakan.

belajar Python
Logo Bahasa Pemrograman Python

Secara resmi Python dikenalkan dengan definisi sebagai berikut:

Python adalah bahasa pemrograman yang mudah dipelajari dan tangguh (powerful). Bahasa ini memiliki struktur data tingkat-tinggi yang efisien dan sederhana, namun punya pendekatan yang efektif untuk pemrograman berbasis objek. Sintaks Python yang elegan dan bersifat dynamic typing (sintaks akan dicek secara langsung tanpa harus menunggu dikompilasi dalam bahasa mesin), dilengkapi dengan interpreter, membuatnya menjadi bahasa pemrograman yang ideal untuk membuat skrip (scripting) dan pengembangan aplikasi secara cepat (rapid application development) di banyak area di platform utama.

Guido van Rossum, pencipta bahasa Python, memberi nama bahasa ini setelah melihat acara BBC “Monty Python’s Flying Circus”. Dia sendiri tidak terlalu suka dengan ular yang membunuh binatang lain untuk makanan dengan menelan seluruh badan dan meremukkannya.

Setelah mengenal ringkas, selanjutnya langkah belajar Python kita akan menemui Fitur Bahasa Pemrograman Python.

Kategori
Tak Berkategori

Belajar Koding Untuk Pemula

Kategori
Tak Berkategori

Belajar Pemrograman untuk Pemula

Belajar pemrograman bukanlah hal mudah, apalagi untuk pemula tanpa latar belakang khusus. Namun mitos itu harus kita kurangi. Gunakan situs ini untuk belajar pemrograman secara bertahap hingga Anda memiliki dasar-dasar yang baik untuk belajar selanjutnya.